TOMOHON KOTA BUNGA YANG BERMASALAH DENGAN AIR BERSIH

424
Ilustrasi air bersih

Tomohon, WenangPost.com. PRIHATIN itu adalah kata pertama yang disampaikan oleh Jani Mamengko  pengamat perkotaan khususnya masalah air bersih. Pemerintah Tomohon sekarang ini kurang memperhatikan masalah ketersediaan air bersih di Kota bunga, sehingga masyarakat merasa terabaikan dan terus melakukan keluhan terhadap sulitnya mendapatkan air bersih.

Kota Tomohon memiliki 5 kecamatan dan 44 kelurahan dimana pada bulan Agustus tahun 2020 ini jumlah penduduknya kurang lebih sekitar 110.000 jiwa dengan luas wilayahnya 114,20 km². Laju pembangunan di Kota Tomohon cukup pesat sehingga diperlukan pengelolaan air bersih yang optimal untuk memenuhi  tingkat kebutuhan penduduknya. 

Manusia sekitar 70% tubuhnya adalah Air, sehingga Air menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. 

Kebutuhan air bersih di Kota Tomohon sekarang ini hampir sepenuhnya dengan sistem perpipaan. Keseluruhan sistem penyediaan air di Kota Tomohon berasal dari sumur dalam seperti sumur bor, perigi, tanki air dan telaga, melalui tinjauan lapangan dan diskusi dengan  beberapa tokoh masyarakat kota Tomohon bahwa pengelolaan sistem distribusi air minum dari PDAM Kota Tomohon masih kurang dari harapan masyarakat karena sering mati tanpa pemberitahuan lebih awal, warna air keruh dan dibeberapa kelurahan suplai dan tekanan air masih kurang juga karena pemeliharaannya tidak terawasi dengan baik dan tidak profesional. 

Diketahui umum, Pelayanan air minum ini harus mengacu pada Standard Bakumutu Kualitas Air Minum PERMENKES No. 492 Tahun 2010 sehingga Pemerintah bertanggung jawab dan harus memastikan parameter penting tentang kualitas air minum tersebut agar masyarakat Kota Tomohon mendapat air minum yang standar dan layak agar kesehatan selalu terjaga.

Janni Mamengko

Sekarang ini tingkat pelayanan penduduk dari PDAM Kota Tomohon  masih di bawah kriteria ideal menurut beberapa sumber masyarakat Kota Tomohon. Pengelolaan sistem penyediaan air bersih yang kurang optimal akan mempengaruhi tingkat pelayanan air bersih untuk masyarakat  Kota Tomohon. Oleh karena itu diperlukan evaluasi   sistem penyediaan air minum agar dapat meningkatkan pelayanannya lebih berkualitas guna mendukung dunia usaha baik di perkantoran, rumah sakit, restoran, sekolah bahkan dapat dirasakan semua masyarakat Kota Tomohon. 

Sangat diharapkan agar pemerintah Kota Tomohon hasil Pilkada Desember 2020 untuk menjadikan masalah air bersih sebagai prioritas utama pembangunan berikut karena untuk menjaga kesehatan mayarakat maka salah satu syarat adalah adanya pasokan air bersih yang memadai, masyarakat sehat kota sejahtera tutup Mamengko yang pernah mempunyai pengalaman mengelola air minum, sampah kota, limbah cair & limbah B3 medis, town management kota Kuala Kencana dan Tembagapura.