Predator Anak Harus Dihukum Berat

281
Francois Abello Camille

Pria asal Prancis Francois Abello Camille (65) dengan bermodalkan perlengkapan fotografi, melakukan bujuk rayu dengan imbalan kepada anak-anak jalanan yang usianya mayoritas di bawah umur dengan iming-iming jadi fotomodel, tidak kurang dari 305 video dan foto anak ditemukan dalam laptop milik Frans. 

Irlend Rumengan

Irlend Rumengan, SH advokat yang juga aktifis perempuan dan perlindungan anak menyampaikan bawa sesuai dengan UU No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam Pasal 76 D menyebutkan Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain dan Pasal 76 E Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, bagi yang melanggar pasal tersebut diancam dengan pidana kurungan minimal 5 (lima) tahun penjara dan maksimal 15 (tahun) dan denda paling banyak 5.000.000.000. (lima milyar). Menurut Rumengan, Francois telah memenuhi unsur dan dia berharap agar para Predator Sex Anak harus dihukum semaksimal mungkin untuk membuat efek jerat.

Sejalan dengan Rumengan menurut Vebry T Haryadi yang juga Sekretaris LBH Projo Sulut yang bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) mengharapkan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan sosialisasi UU Perlindungan anak tersebut dan menghibau kepada masyarakat agar apabila mengetahui adanya predator anak segera melakukan pelaporan baik kepada pihak kepolisian ataupun kepada pemerintah setempat agar kejadian Predator Sex Anak tidak terjadi di Sulut karena dampak yang ditimbulkan terhadap anak-anak sebagai korban akan merusak masa depan mereka.