Raja dan Ratu Agung Sejagat Kantongi Rp 1 Miliar, Pengikut Setor hingga Rp 100 Juta

173
Aparat Kepolisian mengamankan pengikut Kerajaan Agung Sejagat yang dipimpin Totok Santosa Hadingrat dari Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (14/1/2020).(TRIBUN JATENG/PERMANA PUTERA SEJATI )

KOMPAS.com – Polisi menemukan dana Rp 1 miliar dari 10 tabungan yang berkaitan dengan Keraton Agung Sejagat. Hal tersebut dijelaskan Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Kamis (16/1/2020). “Ada sekitar 9 sampai 10 tabungan, berjumlah lebih dari Rp 1 miliar dana yang masuk,” ungkap Iskandar. Walaupun berdirinya Keraton Agung Sejagat ini berawal dari ide dari Totok Santoso Hadiningrat, namun sistem keuangan dipegang oleh sang satu, Fanni Aminadia.

“Lalu yang pemegang dana itu ratu,” lanjut Iskandar Iskandar juga menyampaikan, ternyata ada pengikut Keraton Agung Sejagat yang sudah menyetor dana sejumlah Rp 110 juta kepada Totok Santoso Hadiningrat dan Fanni Aminadia. Ia mengungkapkan, pihak kepolisian sudah menghitung jumlah dana yang masuk dari pemeriksaan buku tabungan. “Hari ini kami sudah mencoba menghitung dana di tabungan,” kata dia.

Iskandar juga mengatakan polisi telah memeriksa 17 orang saksi terkait munculnya Keraton Agung Sejagat. Iskandar mengatakan anggota Keraton Agung Sejagat dijanjikan jabatan tinggi, sesuai biaya yang disetorkan kepada sang raja dan ratu. “Apabila nominal tiket masuknya semakin besar atau tinggi, maka anggota tersebut akan diberikan jabatan yang tinggi dalam KAS,” kata Iskandar. Sari hasil pemeriksaan polisi, ada 400 orang lebih yang mendaftar Keraton Agung Sejagat sejak dideklarasikan pada 12 Januari 2020 lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Raja dan Ratu Agung Sejagat Kantongi Rp 1 Miliar, Pengikut Setor hingga Rp 100 Juta”, https://regional.kompas.com/read/2020/01/16/18180071/raja-dan-ratu-agung-sejagat-kantongi-rp-1-miliar-pengikut-setor-hingga-rp

Editor : Rachmawati